Seorang pekerja di sebuah peternakan kuda di wilayah bagian utara Taiwan dilaporkan positif terinfeksi hantavirus, yang tercatat sebagai kasus pertama di Taiwan tahun ini.
Pasien, yang berusia 40-an tahun tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri baru-baru ini dan diyakini tertular virus berbahaya itu dari kontak dengan kotoran tikus di tempat kerja.
Tikus, binatang pengerat yang diduga membawa virus hantavirus dilaporkan sering terlihat di peternakan tempat dia bekerja, menurut keterangan korban.
Dia mulai menunjukkan gejala penyakit termasuk demam, meriang dan nyeri otot pada tanggal 12 Februari 2022 lalu.
Namun gejala penyakitnya tidak berkurang hingga akhirnya ia mencari bantuan medis pada tanggal 14 Februari 2022, setelah itu dia dirawat di rumah sakit dan didiagnosis dengan virus tersebut, kata Pusat Pengendalian Wabah Penyakit (CDC) Taiwan.
Pria itu telah keluar dari rumah sakit dan dalam kondisi stabil. Kontak dan orang-orang yang tinggal bersamanya belum menunjukkan gejala terpapar virus ini.
Sementara desinfeksi dan penyelidikan telah dilakukan di peternakan kuda tempat ia bekerja.
Taiwan melaporkan sepuluh kasus hantavirus pada tahun 2021 lalu yang dikonfirmasi di Kaohsiung, Taipei, New Taipei, Taoyuan, Changhua dan Taichung, menurut data statistik CDC Taiwan.
Hantavirus adalah penyakit yang ditularkan melalui kontak dengan urin atau feses hewan pengerat, gigitan hewan pengerat, atau benda yang terkontaminasi virus.
Beberapa kasus hantavirus yang ditemukan dapat menyebabkan penyakit parah pada manusia, seperti demam berdarah hantavirus dengan sindrom kerusakan ginjal, yang dapat menyebabkan diare, muntah, gagal ginjal dan bahkan kematian.
CDC Taiwan mengimbau warga masyarakat untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal dan fasilitas penyimpanan mereka dengan larutan pemutih yang diencerkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatan.
Sumber : China Times, CDC Taiwan, NOWNews, YahooNews
Berita Terkait
GANAS: PMA harus berani lapor jika dapat perlakuan tidak pantas dari majikan
WDA: PMA hanya boleh kirim uang lewat lembaga remitansi resmi untuk hindari penipuan
Taifun Gaemi sebabkan 10 kematian, 2 hilang, dan 904 orang terluka di Taiwan